Oleh Hawa Putri Lathifa – Diklat XXII dan Destianty Rahma Aenunissa Diklat- XXI

Hallo, CattleBuffalove!

Sudah banyak penelitian mengenai pengaruh musik klasik yang berpengaruh terhadap peningkatan produksi susu pada sapi, tetapi alunan murottal Al – Qur’an juga bisa meningkatkan produksi susu pada sapi. Musik klasik telah dikenal  memiliki berbagai manfaat, baik bagi manusia maupun hewan. Salah satu aspek yang menarik perhatian selain pengaruh musik klasik terhadap produksi susu sapi perah adalah alunan murottal Al – Qur’an yang juga dapat meningkatkan produktivitas susu sapi melalui pengurangan stres dan peningkatan kenyamanan. Jika pemutaran musik klasik hanya dilakukan sekitar tiga jam sebelum pemerahan, sehingga disarankan waktu pemutaran musik diperpanjang supaya hasil yang diperoleh lebih optimal untuk produktivitas susu sapi perah. 

Musik klasik merupakan istilah luas yang bisa mengarah pada musik yang berasal dari tradisi seni barat, dan musik orkestra yang mencakup periode pada sekitar abad ke – 9 hingga pada abad ke – 21. Musik klasik mozart mulai dikenalkan pada tahun 1993 di Universitas California untuk penelitian pada para mahasiswa di sana dalam upaya peningkatan untuk hasil tingkat IQ. Hasilnya, musik klasik mozart dapat meningkatkan 8 – 9 poin IQ pada mahasiswa – mahasiswi tersebut (Bowers, 2002). Sejak saat itu musik klasik mozart mulai berkembang di Eropa dan digunakan di dunia peternakan untuk tujuan meningkatkan produktivitas ternak.

Ternyata ada penelitian yang menggunakan treatment dengan mendengarkan alunan murottal Al – Qur’an terhadap manusia yang sakit, ibu hamil, dan lain sebagainya yang dimana mayoritasnya dapat dikatakan bahwa data yang di ambil tersebut banyak dilakukan di rumah sakit. Terbukti alunan murottal Al – Qur’an memiliki efek sebagai ketenangan atau relaksasi yang dapat menimbulkan kenyamanan psikologis karena dengan mendengarkan murottal Al-Qu’an dapat mempengaruhi fisiologis dan psikologi manusia. Hal tersebut juga terjadi pada sapi perah. 

Ketika sapi mengalami stress maka hormone adrenalin yang dilepaskan dapat menegangkan otot dan membuat jantung berdetak lebih cepat sehingga kewaspadaan sapi meningkat akibatnya otot ambing sapi menegang dan produksi susu menjadi cukup sulit. Musik dan murotal Al-Qur’an ternyata mampu meredakan stress yang dialami sapi sehingga produksi susu dapat kembali berlangsung dengan lancar. Penelitian yang dilakukan oleh Leanna membuktikan bahwa terjadi peningkatan 3% produksi susu sapi yang didengarkan musik dibandingkan yang tidak di dengarkan music.

Tanpa berniat sedikitpun untuk membawa kepada hal sensitifitas agama, maka dari itu mendengarkan alunan murottal Al – Qur’an sebagai perlakuan untuk meningkatkan produktifitas pada kualitas susu pada sapi. Dan hasil penelitian dengan mendengarkan alunan murottal Al – Qur’an dapat bermanfaat dan mudah diaplikasikan oleh peternak – peternak di Indonesia sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas susu sapi perah dalam negeri. 

Referensi 

Anis, N. 2022. Meningkatkan Produksi Susu Sapi dengan Musik. LPMNUASA. Diakses 21 Oktober 2024 dari https://lpmnuansa.undip.ac.id/meningkatkan-produksi-susu-sapi-dengan-musik/

F, Ghulam Halim. 01 Februari 2016. Produksi Susu Sapi Perah yang Mendengarkan Musik Klasik dan Murottal Al Quran Selama 24 Jam. IPB University.

Pengaruh Murottal Al-Quran Terhadap Produksi Susu Sapi

Wikipedia. 07 April 2024. Musik Klasik.

Musik klasik – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Translate »