Kerbau selain sebagai ternak pekerja juga ternak yang menghasilkan daging. Konsumen daging kerbau masih tergolong sedikit bila dibandiingkan dengan daging sapi di Indonesia sendiri. Alasan kurangnya peminat daging kerbau selain warna daging kerbau yang lebih gelap akibat kandungan mioglobin yang lebih tinggi (National Research Council, 1981), juga serat lebih kasar dan tektur daging lebih keras karena rata-rata umur penyembelihan ternak di umur tua. Meskipun memiliki beberapa kekurangan, sebenarnya daging kerbau tidak kalah bergizinya dengan daging sapi. Berikut beberapa keunggulan dari daging kerbau.
Harga Lebih Murah
Harga jual daging kerbau berkisar Rp 60.000/kg, harga jual daging kerbau lebih murah dibanding daging sapi dengan harga jual berkisar 120.000 per kilogram (kg). Hal ini juga yang menjadi faktor pertimbaangan pemerintah mengimpor daging beku sebagai upaya menurunkan harga daging sapi di pasaran. (Mustinda, 2016).
Kandungan Protein Lebih Tinggi dan Lemak Lebih Rendah
Kadungan protein kerbau tidak jauh berbeda dengan kandungan protein daging. Bahakan beberapa literatur menunjuikan bahwa kandungan protein daging kerbau jauh lebih tinggi dibanding sapi, ditunjukan pada tabel perbandingan kandungan nutrisi antara daging kerbau dan daging sapi.
Kerbau
SapI
Kadar Air (%)
Kerbau = 74-78
Sapi = 77,64
Kadar Protein (%)
Kerbau = 20,2-24,1
Sapi = 19,81
Kadar Abu (%)
Kerbau = 1,00
Sapi = 1,08
Kadar Lemak (%)
Kerbau = 0,9-1,8
Sapi = 5,98
Hal serupa juga disampaikan oleh Kurnia (2013), bahwa protein yang terkandung didalam daging kerbau presentasenya 20-30% sedangkan protein daging sapi sebesar 15-19%. Selain keunggulan tingkat protein lebih tinggi, Kadar lemak dalam daging kerbau lebih rendah dan aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, obesitas, jantung koroner, dan kalangan manula (Mahmudah, )
Keunggulan lai juga didapat dari daging kerbau seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Merry Yuliesday (2018) bahwa, daging kerbau mengandung vitamin B12, asam linoleat dan asam lemak dalam daging kerbau. Menurut Triako (2017) kandungan ommega 3 pada daging kerbau bagus untuk perkembangan otak, otot dan tulang. Juga beberapa kandungan nutrisi lainnya yang dilaporkan Beryy (2018), kandungan kalsium dan zat besinya daging kerbau lebih tinggi dari daging sapi. Jika dalam 100 gram daging kerbau terdapat kandungan kalsium 14 mg, zat besi 3,3 mg, dan lemak sebesar 0,5 gram.
Berry.2018.Nutrisi Daging Kerbau. https://www.berrykitchen.com
Devia, Yunia. 2012. Kandungan Nutrisi dan Asam Lemak Daging Kerbau Rawa dan Sapi Peranakan Ongole yang Digemukkan dengan Suplementasi Campuran Garam Karboksilat Kering. Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Koko Triarko.2017. Protein Daging Kerbau Lebih Tinggi dari Sapi.https://www.cendananews.com
Kurnia. (2013). Isi Kandungan Gizi Daging Kerbau. www. keju blokspot.com.
Mahmudah.2010.Pengembangan Kerbau Lokal Sebagai Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Daging Indonesia dengan Rcording Information System. Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Mustinda, Lusiana. 2016. Ini Perbedaan Nutrisi Daging Kerbau dan Daging Sapi.https://food.detik.com/
Yasmin, Puti Aini.2018.Pedagang Sebut Impor Daging Kerbau Tak Bikin Harga Daging Sapi Turun